absurd journey

absurd journey

Selasa, 19 November 2013

Set Instruksi pada Komputer

           Set instruksi (instruction set) adalah sekumpulan lengkap instruksi yang dapat di mengerti oleh sebuah CPU, set instruksi sering juga disebut sebagai bahasa mesin (machine code), karna aslinya juga berbentuk biner kemudian dimengerti sebagai bahasa assembly, untuk konsumsi manusia (programmer), biasanya digunakan representasi yang lebih mudah dimengerti oleh manusia.
            Sebuah instruksi terdiri dari sebuah opcode, biasanya bersama dengan beberapa informasi tambahan seperti darimana asal operand-operand dan kemana hasil-hasil akan ditempatkan. Subyek umum untuk menspesifikasikan di mana operand-operand berada (yaitu, alamat-alamatnya) disebut pengalamatan
Pada beberapa mesin, semua instruksi memiliki panjang yang sama, pada mesin-mesin yang lain mungkin terdapat banyak panjang berbeda. Instruksi - instruksi mungkin lebih pendek dari, memiliki panjang yang sama seperti, atau lebih panjang dari panjang word. Membuat semua instruksi memiliki panjang yang sama lebih muda dilakukan dan membuat pengkodean lebih mudah tetapi sering memboroskan ruang, karena semua instruksi dengan demikian harus sama panjang seperti instruksi yang paling panjang.
Di dalam sebuah instruksi terdapat beberapa elemen-elemen instruksi:
  1. Operation code (op code)
  2. Source operand reference
  3. Result operand reference
  4. Xext instruction preference
Format instruksi (biner):
Missal instruksi dengan 2 alamat operand : ADD A,B A dan B adalah suatu alamat register.
Beberapa simbolik instruksi:
ADD               : Add (jumlahkan)
SUB                : Subtract (Kurangkan)
MPY/MUL     : Multiply (Kalikan)
DIV                 : Divide (Bagi)
LOAD             : Load data dari register/memory
STOR              : Simpan data ke register/memory
MOVE             : pindahkan data dari satu tempat ke tempat lain
SHR                : shift kanan data
SHL                : shift kiri data .dan lain-lain

Cakupan jenis instruksi:
Data processing           : Aritmetik (ADD, SUB, dsb); Logic (AND, OR, NOT,    SHR, dsb);     konversidata
Data storage (memory)  : Transfer data (STOR, LOAD, MOVE, dsb)
Data movement              : Input dan Output ke modul I/O
Program flow control    : JUMP, HALT, dsb.

Bentuk instruksi:
-        Format instruksi 3 alamat
      Mempunyai bentuk umum seperti : [OPCODE][AH],[AO1],[AO2]. Terdiri dari satu alamt hasil, dan dua alamat operand, misal SUB Y,A,B Yang mempunyai arti dalam bentuk algoritmik : Y := A – B dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi reg a dengan isi reg B, kemudian simpan hasilnya di reg Y. bentuk bentuk pada format ini tidak umum digunakan di dalam computer, tetapi tidak dimungkinkan ada pengunaanya, dalam peongoprasianya banyak register sekaligus dan program lebih pendek.
      Contoh:

      A, B, C, D, E, T, Y adalah register

      Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

      SUB Y, A, B              Y := A – B
      MPY T, D, E               T := D × E       
      ADD T, T, C               T := T + C
      DIV Y, Y, T               Y:= Y / T
      Memerlukan 4 operasi
-         Format instruksi 2 alamat
    Mempunyai bentuk umum : [OPCODE][AH],[AO]. Terdiri dari satu alamat hasil merangkap operand, satu alamat operand, missal : SUB Y,B yang mempunyai arti dalam algoritmik : Y:= Y – B dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi reg Y dengan isi reg B, kemudian simpan hasillnya di reg Y. bentuk bentuk format ini masih digunakan di computer sekarang, untuk mengoprasikan lebih sedikit register, tapi panjang program tidak bertambah terlalu banyak.

Contoh :

A, B, C, D, E, T, Y adalah register

Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

MOVE Y, A          Y := A
SUB Y, B              Y := Y - B
MOVE T, D           T := D
MPY T, E               T := T × E
ADD T, C               T := T + C
DIV Y, T                Y:= Y / T
Memerlukan 6 operasi

-          Format instruksi 1 alamat

Mempunyai bentuk umum : [OPCODE][AO]. Terdiri dari satu alamat operand, hasil disimpan di accumulator, missal : SUB B yang mempunyai arti dalam algoritmik : AC:= AC – B dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi Acc dengan isi reg B, kemudian simpan hasillnya di reg Acc. bentuk bentuk format ini masih digunakan di computer jaman dahulu, untuk mengoprasikan di perlukan satu  register, tapi panjang program semakin bertambah.

Contoh :

A, B, C, D, E, Y adalah register

Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

LOAD D      AC := D
MPY E         AC := AC × E
ADD C         AC := AC + C
STOR Y       Y := AC
LOAD A       AC := A
SUB B          AC := AC – B
DIV Y          AC := AC / Y
STOR Y       Y := AC
Memerlukan 8 operasi

-          Format instruksi 0 alamat

      Mempunyai bentuk umum : [OPCODE]. Terdiri dari semua alamat operand implicit, disimpan dalam bentuk stack. Operasi yang biasanya membutuhkan 2 operand, akan mengambil isi stack paling atas dan dibawahnya missal : SUB yang mempunyai arti dalam algoritmik : S[top]:=S[top-1]-S[top] dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi stack no2 dari atas dengan isi stack paling atas, kemudian simpan hasilnya di stack paling atas, untuk mengoprasikan ada beberapa instruksi khusus stack PUSH dan POP.

Contoh :

A, B, C, D, E, Y adalah register
Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)

            PUSH A                      S[top] := A
            PUSH B                      S[top] := B
            SUB                            S[top] := A - B
            PUSH C                      S[top] := C
            PUSH D                      S[top] := D
            PUSH E                      S[top] := E
            MPY                           S[top] := D × E
            ADD                           S[top] := C + S[top]
            DIV                             S[top] := (A - B) /S[top]
            POP Y                         Out := S[top]

Kamis, 03 Oktober 2013

Etika menulis di Internet


Contoh etika dalam menulis di internet yang akan dibahas yaitu etika dalam menulis di blog. Blog saat ini dikenal sebagai salah satu media online yang sangat berpengaruh untuk menyuarakan buah pikiran. sebagai media online, blog adalah sarana berkomunikasi secara online. Para penulis blog yang biasa disebut blogger, berasal dari berbagai kalangan. Meski semua tak memiliki latar belakang jurnalistik, melalui media online yang sangat mudah diakses oleh para pengguna internet ini, siapapun sekarang bisa mempublikasikan tulisannya.

Munculnya berbagai komunitas blog pun membuat kekuatan blogger dalam menyuarakan pesan mereka secara online tak diragukan lagi. Bahkan blog yang dimanfaatkan sebagai media publikasi tulisan-tulisan yang sifatnya akademik maupun ilmiah, telah banyak dijadikan rujukan bagi berbagai penelitian. Layaknya sebuah tulisan yang bisa diakses dan dibaca oleh semua pengguna internet, tentunya dalam menulis di blog diperlukan juga aturan-aturan yang menyangkut etika dalam berkomunikasi online.

Beberapa tahun belakangan ini, untuk meningkatkan kualitas blog dan tulisan para blogger itu sendiri, ada beberapa aturan baik tertulis maupun tak tertulis. Yang tertulis, tentunya berkaitan dengan implikasi hukum dari sebuah tulisan yang dipublikasi melalui blog. Sejumlah aturan hukum menjadi 'alat pemaksa' bagi para pengguna internet agar lebih berhati-hati dalam menulis di blog mereka. Di Indonesia ada Undang-Undang ITE, Undang-Undang Pers dan KUHP yang bisa menjerat penulis blog yang dianggap melanggar hukum. Selain itu Undang-Undang di bidang HAKI pun juga berfungsi untuk melindungi hak kekayaan intelektual blogger atau pengguna internet pada umumnya.

Sedangkan aturan yang tidak tertulis bagi blogger saat ini dikenal dengan istilah 'Blogging Ethics' atau 'Etika Menulis Blog'. Bicara soal etika ini tingkatannya tentu saja sangat tinggi, karena etika selalu berdampingan dengan norma. Hal yang dirasakan 'baik' atau 'tidak baik' oleh manusia dan belum terumuskan dalam hukum formal negara, sebagian merupakan ranah etika di samping ranah agama. Itu sebabnya, sampai saat ini pun sebenarnya 'Blogging Ethics' menjadi sesuatu yang kontroversial, dalam arti belum disepakati secara jelas, batas-batas apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh seorang blogger.

Bicara soal etika, dalam kata itu terkandung 3 pengertian yaitu nilai-nilai/norma-norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah laku. Kumpulan asas atau nilai moral, misalnya kode etik (ilmu tentang baik atau buruk). Secara Etimologi, etika berasal dari bahasa Yunani yaitu Ethos yang artinya watak sedangkan moral berasal dari kata Mos (bentuk tunggal) atau Mores (bentuk jamak) yang artinya kebiasaan.

Menurut Prof. DR. Nina W. Syam, M.S, etika sebagai ilmu sendiri sebenarnya menyelidiki tentang tingkah laku moral yang dapat didekati melalui 3 cara, yaitu :
a.) Etika Deskriptif
Cara melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas. Ia bersifat netraldan hanya memaparkan moralitas yang terdapat pada individu, kebudayaan atau subkultur tertentu.

b.) Etika Normatif
Mendasarkan pada norma, mempersoalkan apakah norma dapat diterima seseorang/masyarakat secara kritis, menyangkut apakah sesuatu itu benar atau tidak. Terbagi menjadi 2 yaitu umum dan khusus.
Umum : menekankan pada tema-tema umum seperti mengapa norma mengikat ? bagaimana hubungannya antara tanggung jawab dan kebebasan ?, dll.
Khusus : upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip etika umum ke dalam prilaku manusia.

c.) Metaetika
Menganalisa logika perbuatan dalam kaitannya dengan 'baik' atau 'buruk'.

Jika teori diatas dikaitkan dengan kehidupan nyata dalam masyarakat, tentunya akan menyangkut beberapa hal yaitu perkembangan hidup masyarakat yang dihadapkan pada banyak pandangan moral yang bermacam-macam. Modernisasi yang melanda segala bidang kehidupan masyarakat yang berakibat pada perubahan cara pikir. Kemampuan menghadapi ideologi-ideologi asing yang mempengaruhi. Karena luasnya cakupan etika sebagai ilmu itulah hingga saat ini boleh dibilang antar blogger pun belum ada kesepakatan yang pasti mengenai Blogging Ethics itu sendiri, selain hal-hal yang sudah menjadi kebiasaan yang dianggap baik dan buruk, benar dan salah.

Dibawah ini, hal-hal penting yang tidak tertulis tetapi pasti dapat disetujui oleh para blogger untuk melindungi diri mereka sendiri dan agar terhindar dari masalah yang tidak perlu, yaitu :

1.) Mencantumkan Sumber
Seringkali kita mendapatkan informasi dari berbagai media online lain pada saat ingin menulis di blog. Secara hukum, mengutip beberapa kata memang tidak akan melanggar hukum dan dalam UU HAKI masih termasuk kategori yang disebut 'Fair Use'. Akan tetapi, secara etika dan moral, jika ingin mengutip, cantumkan sumber yang kita kutip, misalnya : nama penulis dan alamat web atau blog dimana kita mengutipnya, jika memungkinkan gunakan 'link back'.

2.) Meminta Izin
Meski mengutip beberapa kata atau kalimat masih masuk dalam kategori 'Fair Use' sesuai dengan UU HAKI, akan tetapi tidak menutup kemungkinan pemilik aslinya akan keberatan dan menimbulkan masalah di kemudian hari. Meminta ijin dari pemilik tulisan/foto/gambar akan lebih baik dan lebih beretika mengingat kita sendiri pun belum tentu akan suka jika karya kita dicopy atau dipakai orang lain tanpa ijin.

3.) Bebas Tapi Tidak Melanggar Hak Orang Lain
Jangan karena beranggapan blog ini adalah blog pribadi kita, maka kita bebas menulis dan memposting apa saja tanpa batas (tulisan, foto, gambar, lagu) dan melanggar hak orang lain. Perlu kita tanamkan dalam pikiran dan hati kita bahwa pengunjung blog bisa siapa saja dan datang darimana saja. Hindari hal-hal yang melanggar hak orang lain.

Referensi :
http://techno.okezone.com/read/2011/06/25/327/472653/membudayakan-etika-dalam-menulis-blog    

Organisasi dan Arsitektur Komputer

Pengertian Organisasi Komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit-unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturnya. Contoh aspek operasionalnya adalah teknologi hardware, perangkat antar muka atau interface, teknologi memori, sistem memori, dan sinyal-sinyal kontrol.

Pengertian Arsitektur Komputer adalah lebih cenedrung dikategorikan pada kajian atribut-atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. Contoh : set instruksi, aritmatika yang digunakan teknik pengalamatan, mekanisme I/O.

Gambar Diagram Blog Arsitektur Komputer

Bagian Utama Pada Sistem Komputer

  • CPU (Control Prosessing Unit) merupakan bagian fungsional yang utama pada sebuah sistem komputer, serta dapat dikatakan CPU merupakan otak dari komputer. Fungsi dari CPU adalah (1) membaca, mengkodekan dan mengeksekusikan  instruksi program.(2) mengirim data dari dan ke memori, serta dari dan ke bagian I/O. (3) merespon insterupsi dari luar. Menyediakan clock dan sinyal kontrol ke sistem.
  • Memori adalah bagian fungsional komputer yang berfungsi untuk menyimpan program dan data.
  • RAM (Random Access Memory) adalah memori  yang dapat dibaca atau di tulis. Data dalam sebuah RAM bersifat volatile, artinya data akan terhapus bila daya listrik di putuskan.
  • ROM (Read Only Memory) adalah memori yang dapat dibaca. Data yang tersimpan dalam ROM bersifat non-volatile artinya data tidak akan terhapus bila komputer tersebut dimatikan karena ROM dipergunakan untuk menyimpan data.
  • Perantara Input Output atau I/O untuk menghubungkan piranti luar pada sistem komputer dan membutuhkan perantara I/O. Perangkat I/O sebagai  jembatan penghubung  antara mikrokomputer dengan piranti luar system dapat menerima data dari mikrokomputer dan dapat juga memberi data ke mikrokomputer.
  • Instruksi
    Perintah yang dibicarakan di atas bukan perintah seperti bahasa manusiawi. Komputer hanya mempunyai perintah sederhana dalam jumlah terbatas yang dirumuskan dengan baik. Perintah biasa yang dipahami kebanyakan komputer ialah “menyalin isi sel 123, dan tempat tiruan di sel 456″, “menambahkan isi sel 666 ke sel 042, dan tempat akibat di sel 013″, dan “jika isi sel 999 adalah 0, perintah berikutnya anda di sel 345″.
    Instruksi diwakili dalam komputer sebagai nomor – kode untuk “menyalin” mungkin menjadi 001, misalnya. Suatu himpunan perintah khusus yang didukung oleh komputer tertentu diketahui sebagai bahasa mesin komputer. Dalam praktiknya, orang biasanya tidak menulis perintah untuk komputer secara langsung di bahasa mesin tetapi memakai bahasa pemrograman ”tingkat tinggi” yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa mesin secara otomatis oleh program komputer khusus (interpreter dan kompiler). Beberapa bahasa pemrograman berhubungan erat dengan bahasa mesin, seperti assembler (bahasa tingkat rendah); di sisi lain, bahasa seperti prolog didasarkan pada prinsip abstrak yang jauh dari detail pelaksanaan sebenarnya oleh mesin (bahasa tingkat tinggi).
  • Pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan mengalamati suatu lokasi memori pada sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi, dimana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode (kode operasi) dan alamat. Setiap mode pengalamatan memberikan fleksibilitas khusus yang sangat penting. Mode pengalamatan ini meliputi direct addressing, indirect addressing, dan immediate addressing.

Sabtu, 29 Juni 2013

Penggunaan Procedure Pascal untuk perhitungan saluran transmisi BTS pada suatu daerah

Di suatu daerah terdapat enam buah BTS. Seorang operator yang memantau di kantor pusat ingin mengetahui kombinasi jumlah saluran transmisi yang dapat dibentuk atau diterima oleh ke-enam BTS tersebut. Berdasarkan teori yang ada, untuk menghitung jumlah saluran transmisi (b) untuk n BTS yang terdapat dalam suatu tempat dapat menggunakan persamaan sebagai berikut :

Berdasarkan persamaan di atas, jika di suatu daerah terdapat enam BTS, maka banyaknya saluran transmisi yang dapat dibentuk adalah sebanyak :

Dari hasil perhitungan di atas, maka kita dapat membuat sebuah program dalam bahasa pemrograman PASCAL menggunakan perintah procedure.


FLOWCHART PROGRAM PROCEDURE PASCAL



Selasa, 28 Mei 2013

Cara menghitung tarif pemakaian KWH

Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita tidak akan pernah lepas dalam pemakaian Listrik untuk membantu menjalankan aktifitas yang berhubungan dengan alat elektronik. Dalam hal ini kita perlu mengetahui cara kerja KWH ( Kilo Watt Hour ) dalam melakukan perhitungan daya listrik yang akan kita gunakan sehari-hari. Mungkin banyak yang belum tahu cara menghitung berapa biaya yang harus kita keluarkan per hari dengan daya listrik yang kita pakai, disini saya akan menjelaskan tentang perhitungan KWH meter tersebut.

Contoh :
Daya Listrik rumah 900 VA ,PLN menetapkan Rp.600,-/KWH
Sedangkan Rumah menggunakan 4lampu yang masing-masing dayanya 40W(L1 dan L2), 30W(L3), 25W(L4) (L) itu saya umpamakan Lampu, maka cara menghitung nya adalah :

Rumus : tarif perhari = (P/1000) x tetapan harga per KWH

L1 dan L2 = 40+40/1000 x Rp.600,- = Rp.48,- (per jam)
L3 = 30/1000 x Rp.600,- = Rp.18,- (per jam)
L4 = 25/1000 x Rp.600,- = Rp.15,- (per jam)

Maka tarif total ke empat lampu itu adalah Rp.81,- (per jam). jika keempat lampu tersebut per hari nya menyala dalam waktu 10jam saja maka Rp.81,- x 10 = Rp.810,- per harinya jika per bulan tinggal dikalikan saja 30hari.

Berikut ini adalah Listing program Function untuk menghitung tarif pemakaian KWH :

Listing Program

Dari listing program tersebut akan didapat output program Function tarif KWH meter sesuai pemakain daya perjamnya :
Output Program


Contoh Flowchart perhitungan KWH

Sumber Referensi :

Senin, 08 April 2013

Tugas2 AP


"Automatic Roof"

Kondisi
Sensor jarak yang digunakan ini adalah sensor jarak berupa sensitifitas terhadap cahaya dan air. dimana digunakan LDR dan sensor air untuk menanggapi sensitifitas tersebut.
terdapat 4 kondisi yang mungkin terjadi, kondisi ini dapat dikondisikan melalui 2 buah inputan berupa sensor air dan sensor cuaca.

Table kondisi kerja “automatic roof”
Kondisi matahari
Kondisi cuaca
Gerakan atap
Gelap
Hujan
Menutup
Gelap
Cerah
Menutup
Terang
Hujan
Menutup
Terang
Cerah
Membuka


1. Jika gelap dan cuaca hujan maka atap akan menutup
2. Jika gelap dan cuaca cerah maka atap akan menutup
3. Jika terang dan cuaca hujan maka atap akan menutup
4. Jika terang dan cuaca cerah maka atap akan membuk

Penjelasan:
• Langkah pertama adalah mebandingkan kondisi cuaca jika cerah maka lanjut ke kondisi matahari lalu jika iya atap akan membuka dan diteruskan dengan penekanan switch sebagai penghenti perputaran motor

• Jika pada langkah pertama cuaca mendung maka otomatis akan membandingkan dengan keadaan matahari gelap, jika ya atau tidak, atap akan menutup dan menyentuh switch sehingga motor berhenti.

Kamis, 21 Maret 2013

Tugas algoritma pemrograman kasus elektro

Flowchart Distribusi PLN saat listrik padam

Deskripsi
Saat mati lampu/listrik padam, pasti masyarakat akan komplain kepada PLN. Mungkin hal seperti itu sudah biasa pada pola pikir masyarakat di zaman demokratis ini, semua masyarakat dapat mengutarakan pendapatnya. Setiap perusahaan pasti pernah mendapatkan kritikan yang begitu tajam dari pelanggannya, akan tetapi hal tersebut merupakan suatu koreksi untuk melayani lebih baik lagi.
Tapi, apakah ketika Listrik Padam hanya PLN yang bertanggung jawab? Dari kasus yang saya ungkap ini, mungkin dapat membantu menjelaskan kenapa bisa terjadi Listrik Padam?
Listrik Padam itu bukan kehendaknya dari PLN, tetapi karena gangguan-gangguan yang mengakibatkan gagalnya energy listrik tersalurkan hingga ke rumah-rumah. Dibawah ini merupakan Flowchart gambaran umum tentang penyebab listrik padam.

Flowchart
flowchart tentang penyebab listrik padam

Daerah yang terkena pemadaman listrik dapat dibedakan menjadi 2 :
1. Listrik Padam di Banyak Rumah
2.  Listrik Padam di Satu Rumah

Pada gangguan ekternal ada 4 penyebab :
1. Pohon menyentuh kawat jaringan PLN (JTM) 
2. Bencana Alam, biasanya terjadi karena petir menyambar ke jaringan PLN 
3. Binatang menyentuh kawat jaringan PLN (JTM)
4. Benang layang-layang menyentuh kawat jaringan PLN (JTM)

Pada gangguan internal ada 4 penyebab :
1. Suplai dari Pembangkit Listrik terhenti/blackout
2. Komponen jaringan mengalami penuaan, sehingga isolasinya melemah
3. Gardu Trafo, biasanya terjadi karena overload dan minyak bocor
4. Tiang Listrik, biasanya terjadi karena tiang roboh akibat bencana alam atau tertabrak kendaraan.

Solusi
Pemeliharaan dan pemantauan yang extra harus dilakukan secara berkala untuk menghindari terjadinya gangguan pada instalasi listrik. Pada dasarnya kasus seperti ini sudah biasa dijumpai namun agar kasus pemadaman bergilir ini tidak terjadi maka harus betul – betul di tangani dan dipastikan tidak akan terulang kembali.